Tekan Pengangguran, Anggota DPRD Bandung Ahmad Rahmat Purnama Gelar Pelatihan Barista

BANDUNG - Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Rahmat Purnama, A.Md., resmi menutup kegiatan pelatihan barista hasil program jaring aspirasi (reses). Kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari ini berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung dan diselenggarakan di tempat Kami Kamu Coffee, Jalan Cibodas Raya, Antapani, Kota Bandung, Sabtu (18/07/2026). Program ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang cerdas guna menekan angka pengangguran di kota Bandung.

Dalam sambutannya, Legislator asal Dapil 3 Kota Bandung ini menekankan bahwa program pembekalan keahlian ini merupakan salah satu solusi efektif untuk mendorong kemandirian dan pemberdayaan masyarakat.

"Bagi yang mau berkomitmen usaha ke depannya, apabila Ibu dan bapak bisa maju secara mandiri, secara tidak langsung bapak ibu sudah turut andil dalam menyukseskan program pemerintah. Kegiatan ini saya harap bisa menjadi solusi dalam peningkatan ekonomi di Kota Bandung, serta mendorong lahirnya usaha-usaha baru di sektor UMKM," tutur pria yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Bandung tersebut.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Bandung ini juga menambahkan bahwa sektor kuliner, khususnya industri kopi, memiliki potensi luar biasa. Ia berharap para alumni pelatihan mampu menangkap peluang tersebut.

"Kegiatan ini saya harap bisa menjadi solusi dalam peningkatan ekonomi di Kota Bandung, serta mendorong lahirnya usaha-usaha baru di sektor UMKM," tuturnya.

Ahmad juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada sinergi jajaran birokrat eksekutif sehingga pelatihan bisa terselenggara dengan baik.

"Terima kasih kepada Dinas Keternagakerjaan, lembaga pelatihan kerja dan panitia serta seluruh peserta pelatihan yang sudah bekerja sama dengan baik dari hari pertama hingga hari terakhir," pungkasnya.

Disisi lain, pelatihan intensif ini memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Salah satu peserta bernama Ibu Mei, mengakui bahwa pandangan terhadap dunia kopi berubah total setelah mengikuti kelas barista ini.

"Alhamdulillah, selama sepuluh hari, kami mendapat ilmu dan wawasan baru, ternyata membuat kopi tidak sesimpel yang kita pikirkan selama ini," ungkap Mei.

Ia memaparkan, para peserta diajarkan berbagai teknik dalam meracik kopi dari yang tradisional hingga modern, dimulai dari teknik seduh manual (manual brew), pengoperasian mesin espresso sampai kepada latte art (seni mengukir kopi).

"ternyata banyak banget dari kopi yang bisa kita ulik, dan saya baru mengerti bahwa banyak variabel yang mempengaruhi rasa kopi itu bukan cuma satu-dua hal saja“ tambahnya.

Menutup kesannya, Ibu Mei mengucapkan terima kasih kepada Ahmad atas fasilitasinya berharap program berbasis kemasyarakatan seperti ini tidak berhenti disini melainkan bisa terus digulirkan secara berkelanjutan.

"Terima kasih kepada Pak Dewan yang sudah memfasilitasi pelatihan ini, semoga kedepannya kegiatan positif ini terus berlanjut untuk memastikan mutu industri kopi Kota Bandung tetap terjaga keberlangsungannya" harap Mei.*(ns)

Tekan Pengangguran, Anggota DPRD Bandung Ahmad Rahmat Purnama Gelar Pelatihan Barista
Tag pada: