Realisasi Aspirasi Warga, Ahmad Rahmat Pacu Keterampilan Ibu-Ibu Bandung Lewat Pelatihan Catering

BANDUNG - Anggota DPRD Kota Bandung, Ahmad Rahmat Purnama menegaskan komitmennya untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pelatihan peningkatan keterampilan (skill). Hal tersebut disampaikannya saat meninjau pelatihan catering bagi masyarakat di Oppa Coffee and Space, Senin (13/07/2026). Program ini merupakan wujud dari realisasi aspirasi masyarakat yang diserap selama masa kegiatan reses. Beliau menegaskan bahwa prioritas utama dari program ini adalah transfer ilmu dan pemenuhan keterampilan agar masyarakat bisa berdaya dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.

"Yang paling penting adalah proses pentrasnferan ilmu agar masyarakat bisa mendapatkan skill atau keterampilan baru, dari ilmu tersebut mudah-mudahan itu bisa bermanfaat minimal untuk sendiri dan keluarga. Syukur Syukur kalau kedepannya itu bisa dikembangkan untuk membuka usaha baru sehingga masyarakat bisa memiliki penghasilan sendiri, bahkan kalo bisa mereka bisa membuka lapangan pekerjaan baru," tutur anggota Komisi I DPRD ini usai meninjau pelatihan.

Dewan perwakilan dari dapil tiga ini juga menerangkan bahwa program pelatihan tidak akan berhenti di satu angkatan saja. Ia menargetkan diversifikasi jenis pelatihan agar kompetensi warga kota Bandung terus naik kelas secara berkelanjutan.

"Tentu kita berharap kegiatan ini akan terus berlanjut dengan peserta yang bisa berbeda, baik jenis pelatihannya dan juga bisa berbeda output kemampuannya. kemudian skill yang sudah ada juga mudah-mudahan bisa di-upgrade juga sehingga semakin ke sini warga disini meningkat kemampuannya, meningkat keterampilannya dan jadi semakin berdaya tentunya saja itu yang paling kita harapkan," tutur Ahmad saat memotivasi para peserta di lokasi pelatihan.

Kehadiran program hasil aspirasi masyarakat mendapat sambutan luar biasa, peserta pelatihan Catering, Aya Rokayah menyampaikan rasa terima kasihnya langsung kepada Ahmad selaku respresentasi masyarakat kota Bandung atas realisasi hasil dari aspirasi masyarakat tersebut.

"Banyak sekali manfaat yang saya rasakan dari progam ini, banyak ilmu yang baru yang saya diketahui, terkait dari persiapan membuat catering, menu masakan yang umum digunakan dalam catering, menghitung HPP (Harga Pokok Penjualan), dan bahkan sampai managerial dari catering saya dapatkan disini. Saya mengucapkan terima kasih kepada pak Dewan sudah memfasilitasi pelatihan ini, semoga ini dengan ilmu ini kita bisa membuka catering sendiri," tutur Aya.

Sementara itu, Memes, peserta pelatihan perwakilan dari kelurahan Pasir Impun, memuji langkah legislator dari fraksi PKS ini yang sudah menyerap dan merealisasikan pelatihan, ia berharap kedepannya pelatihan seperti ini agar terus berlanjut.

"Alhamdulillah ini diberikan gratis ya, difasilitasi oleh pemerintah. Kalau kita ikut pelatihan resmi di luar, akan cukup lumayan dalam kocek sakunya ya, tapi disini kita bisa mendapatkannya secara gratis. banyak sekali benefit yang saya dapati dari pelatihan ini, dari mulai ilmunya yang sangat bermanfaat dan juga instrukturnya yang berpengalaman” ucap Memes.

Meski demikian, Bapak empat anak ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi di lapangan, yaitu mengubah mindset (pola pikir) masyarakat mengenai etos kerja dan kompetensi.

"Tantangannya, satu sisi masyarakat ingin pekerjaan, namun di sisi lain mereka hanya ingin sekedar bekerja. Tentu kalau sekedar bekerja dengan skill terbatas, hasil yang diperoleh tentu terbatas. Nah, ini yang harus digugah kepada masyarakat. Jika ingin berdaya dan memiliki penghasilan sesuai harapan, maka harus memiliki skill dan kemampuan yang cukup, salah satunya dengan mengikuti pelatihan pelatihan yang bisa membuat masyarakat berdaya" Pungkas Ahmad. *(ns)

Realisasi Aspirasi Warga, Ahmad Rahmat Pacu Keterampilan Ibu-Ibu Bandung Lewat Pelatihan Catering