
BANDUNG - Anggota DPRD Kota Bandung dari Fraksi PKS Ahmad Rahmat Purnama, menyalurkan bantuan modal dan peralatan kerja kepada Muhammad Suyitno, seorang tukang tambal ban yang menjadi korban aksi kriminal pencurian. Advokasi sosial ini dilakukan setelah tempat tambal ban milik Suyitno tidak dapat beroperasi akibat dibobol maling pada akhir Mei 2026.
Ahmad Rahmat yang merupakan legislator perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kota Bandung meliputi wilayah Mandalajati, beliau mendengarkan keluh kesah suyitno langsung dilokasi tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan AH. Nasution, Kelurahan Sindang Jaya, Kecamatan Mandalajati beberapa waktu yang lalu.
Berdasarkan penjelasan suyitno dan tinjauan di lokasi, pelaku merusak paksa pintu depan bengkel sebelum menggasak tabung gas beserta sejumlah peralatan penting tambal ban. Akibat insiden tersebut total kerugian materiil suyitno ditaksir mencapai Rp 1,5 juta, sebuah nominal signifikan yang seketika menghambat suyitno dalam menjalankan usahannya.
Merespons kondisi yang menimpa warganya, politikus PKS tersebut memberikan respon cepat dengan memberikan bantuan berupa uang tunai dan peralatan tambal ban.
"ini merupakan wujud dari kita (pemerintah) hadir untuk masyarakat yang terkena musibah, harapan saya bantuan tersebut bisa meringankan beban pak suyitno, uang tunai tersebut bisa menjadi modal usaha baru, dan peraltan tersebut bisa digunakan kembali untuk menjalankan usahanya," ujar Ahmad Rahmat pasca-penyerahan bantuan.
Ahmad menegaskan bahwa komitmen pemulihan ini krusial agar korban dapat segera bangkit. Dengan kembalinya modal operasionalnya, beliau berharap bapak suyitno dapat segera membuka kembali bengkelnya dan mencari nafkah secara mandiri.
Sementara itu, Suyitno menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh wakil rakyat di daerahnya. Bantuan ini dinilai menjadi angin segar di tengah kebuntuan pasca-musibah pencurian.
"Alhamdulillah telah dibantu oleh Pak Dewan, mudah-mudahan barokah dan bisa bermanfaat buat saya. Saya sangat bersyukur, masih ada anggota dewan yang masih peduli dengan kita masyarakat biasa, dukungan materi dan moral membuat kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah ini. Sehat selalu untuk Pak Ahmad. tutur Suyitno emosional.
Ahmad menjelaskan kejadian ini menjadi pemantik bagi kewilayahan untuk melakukan penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Bandung.
“tentunya dengan kejadian ini, menjadi pemantik bagi kita dan stakeholder pada tingkat kewilayahan untuk melakukan penguatan siskamling guna memastikan pemerataan keamanan dalam mengantisipasi kerawanan kamtibmas di semua wilayah kota bandung” tutup Ahmad. *(ns)
